17 August 2026 Bisnis

Impor Minyak China Melonjak 22 Persen di Tengah Pelemahan Ekonomi

Impor minyak mentah China melonjak 22 persen pada Juli meskipun data ekonomi utama negara tersebut berada di bawah ekspektasi.

Kilang minyak dan fasilitas energi di China.

Kilang minyak dan fasilitas energi di China.

mencatatkan kenaikan impor sebesar 22 persen pada Juli dari bulan sebelumnya. Lonjakan ini terjadi di tengah data domestik yang menunjukkan pelemahan dan berada di bawah ekspektasi analis.

Pelemahan Indikator Ekonomi China

Penjualan ritel hanya tumbuh 0.6 persen pada Juli secara tahunan. Angka tersebut turun dari pertumbuhan 1 persen pada Juni dan jauh di bawah estimasi analis sebesar 1,5 persen.

Pertumbuhan output industri juga melambat ke level 4,5 persen pada Juli. Capaian ini lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 4,8 persen dan turun dari 5,3 persen pada Juni.

Strategi Penimbunan Cadangan Minyak

memanfaatkan harga minyak yang rendah untuk melakukan pembelian oportunistik demi mengisi cadangan strategis. Langkah ini membuat mampu mengurangi impor saat harga minyak melonjak atau pasokan terganggu.

Impor harian rata-rata mencapai 8.450.000 barel per hari pada Juli. Konfirmasi data bea cukai menunjukkan adanya pemulihan signifikan dari titik terendah dalam dekade terakhir pada Juni.

Dampak Terhadap Harga Pasar Global

Cadangan pasokan yang besar menjadikan sebagai penahan kenaikan harga minyak global di tengah konflik Timur Tengah. Posisi sebagai importir terbesar dunia memberi keleluasaan bagi untuk menahan pembelian untuk sementara waktu.

Analis memperingatkan bahwa suatu saat akan kembali aktif di pasar internasional. Situasi tersebut berpotensi memberikan tekanan baru bagi pergerakan harga minyak.

Redaksi Vince's Auto Body Inc
Redaksi Vince's Auto Body Inc
Tim redaksi Vince's Auto Body Inc yang terdiri dari jurnalis dan editor berpengalaman. Kami berkomitmen menyajikan berita otomotif dan olahraga akurat, berimbang, dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.