04 September 2026 Bisnis

Kilang Minyak China Bayar Premi Rekor untuk Minyak Rusia ESPO

Kilang independen China membayar premi rekor untuk minyak mentah ESPO asal Rusia demi menggantikan pasokan minyak Iran.

Kapal tanker memuat minyak mentah ESPO asal Rusia di pelabuhan kawasan Timur Jauh.

Kapal tanker memuat minyak mentah ESPO asal Rusia di pelabuhan kawasan Timur Jauh.

Kilang independen membayar premi tinggi untuk mentah East Siberia-Pacific Ocean atau ESPO asal Rusia. Pembelian tersebut dilakukan untuk menggantikan pasokan Iran yang terhenti akibat blokade angkatan laut Amerika Serikat.

Lonjakan Harga Premi Minyak ESPO

untuk pengiriman November diperdagangkan dengan premi di atas 7 dolar AS per barel. Penawaran bahkan dilaporkan mencapai hingga 10 dolar AS per barel di atas patokan Brent.

Bauran ini dimuat dari pantai Timur Jauh dan dapat mencapai pembeli di dalam waktu kurang sepekan. Faktor kedekatan geografis ini membuat kilang sangat bergantung pada pasokan tersebut.

Dominasi Pasar China dan Peran India

tetap menjadi pembeli terbesar dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 83% dalam tujuh bulan pertama tahun ini. Angka tersebut mengalami penurunan dari catatan tahun lalu yang mencapai 88%.

Penurunan porsi terjadi seiring meningkatnya pembelian ESPO oleh kilang-kilang di India. Pangsa pasar India untuk bauran Timur Jauh naik dari 12% menjadi 16%.

Kendala Pasokan dan Persaingan Global

India meningkatkan ESPO akibat penurunan total China serta gangguan pasokan di Timur Tengah. Serangan Ukraina terhadap infrastruktur ekspor turut menekan volume pasokan ke India pada Agustus lalu.

Analis menilai kilang India kini melirik ESPO sebagai cadangan meski biaya pengirimannya lebih mahal. Persaingan ketat dengan China membuat pasokan semakin diperebutkan di pasar global.

Redaksi Vince's Auto Body Inc
Redaksi Vince's Auto Body Inc
Tim redaksi Vince's Auto Body Inc yang terdiri dari jurnalis dan editor berpengalaman. Kami berkomitmen menyajikan berita otomotif dan olahraga akurat, berimbang, dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.