Chevron Tanam Investasi Rp112 Triliun untuk Perluas Minyak Venezuela
Chevron berinvestasi senilai lebih dari Rp112 triliun di Venezuela untuk mendongkrak produksi minyak mentah hingga 600.000 barel per hari.
Kilang minyak Chevron beroperasi di wilayah operasional Venezuela dengan fasilitas modern.
Perjanjian Baru dan Tambahan Wilayah
Langkah ekspansi ini menyusul kesepakatan baru yang memberikan Chevron syarat fiskal serta hukum yang lebih baik. Perusahaan mendapat tambahan wilayah kerja di kawasan Orinoco Belt untuk menggarap proyek eksplorasi.
Tiga usaha patungan Chevron di Venezuela akan mengalirkan dana secara bertahap. Total biaya produksi dipastikan tetap berada di bawah 20 dolar AS per barel.
Lonjakan Produksi Minyak Mentah
Chevron saat ini mencatatkan produksi sekitar 290.000 barel per hari di Venezuela. Seluruh hasil produksi tersebut dikirim langsung untuk memenuhi kebutuhan pasar Amerika Serikat.
Produksi Minyak total Venezuela sendiri saat ini berada di kisaran 1,1 juta hingga 1,2 juta barel per hari. Angka tersebut masih jauh tertinggal dibandingkan era akhir tahun 1990-an yang melampaui 3 juta barel per hari.
Pengembangan Blok Carabobo dan Ayacucho
Wilayah baru yang dikelola mencakup area Carabobo-1 dan Carabobo-2-South-A di Orinoco Belt. Area tersebut dikelola oleh Petroindependencia dengan porsi kepemilikan saham Chevron mencapai 49%.
Chevron juga mengamankan hak pengembangan untuk area Ayacucho 8 yang berlokasi dekat dengan usaha patungan Petropiar. Ketiga usaha patungan tersebut telah mendongkrak produksi hingga 15% sepanjang tahun ini.