Jangan Asal Isi Udara Ini Bahaya Angka Tekanan Maksimal Ban
Banyak pengendara salah paham dengan mengisi angin ban sesuai angka maksimal di dinding ban yang bisa memicu ban meledak.
Arti Kode Angka Dinding Ban
Dinding ban mobil memuat banyak informasi penting berupa deretan huruf dan angka. Kode tersebut menunjukkan ukuran ban, batas kecepatan maksimal, hingga usia produksi karet roda. Salah satu petunjuk yang tertulis jelas adalah label bertuliskan MAX PRESS.
Label tersebut menerangkan kapasitas Tekanan Udara tertinggi yang mampu ditampung oleh ban dalam satuan PSI atau kPa. Produsen ban mencantumkan angka ini agar pengguna mengetahui batas beban puncak yang aman. Namun angka ini bukan acuan untuk pengisian harian.
Risiko Fatal Mengisi Angin Berlebih
Mengisi Tekanan Udara hingga menyentuh batas maksimal sangat berbahaya bagi Keselamatan Berkendara. Kondisi ini membuat ban mengalami kelebihan tekanan atau overinflasi secara instan. Ban yang terlalu keras akan kehilangan daya cengkeram optimal di jalanan.
Risiko paling fatal dari kekeliruan ini adalah potensi ban meledak tiba-tiba saat melaju. Hantaman pada lubang jalan dapat memicu robeknya dinding ban yang sudah menegang. Pengendara disarankan untuk tidak lagi menjadikan angka MAX PRESS sebagai patokan utama.
Gunakan Panduan Resmi Pabrikan Mobil
Pengendara sebaiknya mengikuti rekomendasi pabrikan mobil untuk menentukan Tekanan Udara yang tepat. Anda bisa menemukan informasi akurat ini pada stiker di area pintu pengemudi atau buku manual. Angka rekomendasi pabrikan dipastikan jauh lebih rendah dari batas maksimal ban.
Pabrikan mobil telah menghitung angka tersebut demi menjaga kenyamanan dan Keselamatan Berkendara. Kepatuhan pada standar manual ini juga membuat umur pakai ban menjadi lebih panjang. Pemeriksaan rutin secara berkala tetap wajib dilakukan setiap bulan.