BMW M3 Listrik Bakal Lebih Bertenaga dari Versi Bensin
BMW mengonfirmasi M3 versi listrik akan memiliki tenaga lebih besar dari versi bensin namun tidak akan menyentuh angka 1.000 hp demi efisiensi.
Mobil sport BMW M3 listrik masa depan dengan performa tinggi.
Alasan BMW Batasi Tenaga Monster
CEO BMW M, Frank van Meel, menjelaskan bahwa secara teknis mereka bisa mengekstrak tenaga hingga satu megawatt atau sekitar 1.341 hp dari empat motor listrik. Namun, langkah ini tidak akan diterapkan pada model produksi massal karena memiliki banyak kekurangan. Masalah suhu tinggi menjadi kendala utama jika mobil dipaksa mengeluarkan tenaga sebesar itu.
Frank van Meel menegaskan, "Jika saya memasukkan daya lebih dari satu megawatt ke dalam mobil, kendaraan memang bisa berakselerasi beberapa kali. Namun suhu akan mulai naik dan menjadi masalah serius." Menurutnya, sistem pendingin yang ada tidak akan mampu mengatasi lonjakan panas tersebut.
Dia juga menambahkan bahwa konsep keseluruhan mobil sport harus berkelanjutan dan tidak hanya sekadar mengejar angka performa. Pihaknya menilai pengguna jalan raya pada dasarnya tidak membutuhkan tenaga hingga 1.000 hp atau lebih.
Prediksi Performa M3 Listrik
Model bensin paling bertenaga saat ini adalah M3 CS yang memiliki output sebesar 543 hp. Varian listrik dipastikan melampaui angka tersebut namun diprediksi tetap berada di bawah kisaran 900 hp. Pihak perusahaan kemungkinan baru akan mendongkrak tenaga lebih besar pada varian turunan seperti seri CS di masa depan.
BMW M3 listrik ini akan mengandalkan konfigurasi empat motor dengan sistem penggerak semua roda (AWD). Menariknya, pengemudi bisa memutus poros roda depan sepenuhnya untuk mendapatkan sensasi penggerak roda belakang murni (RWD). Fitur pemutusan ini juga diklaim mampu meningkatkan efisiensi baterai lithium-ion yang berkapasitas lebih dari 100 kWh.
Model Bensin Tetap Dipertahankan
Para pencinta mesin konvensional tidak perlu khawatir karena BMW tetap mempertahankan M3 versi bensin untuk generasi berikutnya. Model dengan mesin enam silinder ini diperkirakan baru akan hadir paling cepat pada tahun 2028. Langkah ini diambil untuk memberikan opsi yang adil bagi kedua tipe konsumen.
Mesin kode S58 yang digunakan saat ini telah mendapatkan pembaruan teknologi pengapian pra-ruang guna memenuhi standar emisi Euro 7. Pembaruan ini sekaligus mengamankan masa depan lini mobil sport dua pintu lain seperti BMW M2 dan BMW M4. Kedua model tersebut diketahui berbagi basis mesin yang sama dengan M3 bensin.