Chevron Dekati Kesepakatan Ladang Minyak Raksasa Irak West Qurna 2
Chevron segera menandatangani dua nota kesepahaman dengan Irak untuk mengelola ladang minyak raksasa West Qurna 2 dan proyek Nassiriya.
Fasilitas pengeboran minyak bumi berukuran besar di kawasan Timur Tengah
Potensi Besar Ladang West Qurna 2
Ladang minyak West Qurna 2 di Irak selatan saat ini memproduksi sekitar 460.000 barel per hari. Pemerintah Irak menasionalisasi aset ini setelah Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada perusahaan Rusia Lukoil.
Chevron telah melakukan negosiasi eksklusif sejak Februari lalu untuk menggarap proyek ini. Kesepakatan baru ini akan mempercepat pembahasan mengenai ketentuan komersial sebelum kontrak final ditandatangani.
Strategi Hindari Jalur Selat Hormuz
Chevron juga membantu Irak melakukan studi teknis untuk pembangunan jalur pipa ekspor baru. Jalur ini akan membawa minyak mentah langsung menuju Laut Mediterania tanpa harus melewati Selat Hormuz.
Langkah ini menjadi sangat mendesak karena konflik geopolitik di Selat Hormuz sempat menghentikan ekspor minyak Irak. Jalur alternatif darat ini menjadi strategi mitigasi risiko yang sangat krusial bagi kedua pihak.
Dukungan Politik Amerika Serikat
Pemerintah Amerika Serikat mendukung penuh pembangunan kembali Pipa Minyak Kirkuk-Baniyas yang menghubungkan Irak ke pantai Suriah. Washington ingin memastikan perusahaan domestik terlibat dalam proyek strategis ini.
Penandatanganan kerja sama ini bertepatan dengan kunjungan Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi ke Houston. Irak membutuhkan modal asing untuk menggenjot produksi minyak, sementara Chevron mencari rute distribusi aman.