Alasan Warga Amerika Serikat Menyetir di Sisi Kanan Jalan
Sejarah menentukan perbedaan posisi menyetir di dunia. Amerika Serikat memilih sisi kanan jalan karena pengaruh kereta kuda Conestoga dan Henry Ford.
Ilustrasi jalan raya dengan mobil yang melaju di sisi kanan sesuai aturan lalu lintas Amerika Serikat
Pengaruh Kereta Kuda Conestoga
Warga Amerika Serikat menggunakan kereta Conestoga untuk mengangkut barang pada abad ke-18. Pengemudi biasanya duduk di kuda sebelah kiri untuk mengendalikan pecut dengan tangan kanan.
Posisi ini membuat kusir lebih memilih berjalan di sisi kanan jalan. Mereka bisa melihat roda kendaraan lain dengan lebih jelas dari arah berlawanan untuk menghindari tabrakan.
Lahirnya Aturan Resmi dan Model T
Negara bagian Pennsylvania meresmikan aturan berkendara di sisi kanan pada 1795. New York kemudian mengikuti langkah tersebut dengan mengeluarkan undang-undang resmi pada 1804.
Henry Ford mengunci tradisi ini saat meluncurkan mobil Model T pada 1908 dengan setir di kiri. Desain ini memudahkan penumpang turun langsung ke trotoar jalan.
Warisan Kolonial dan Penaklukan Napoleon
Inggris tetap mempertahankan jalur kiri untuk menjaga tangan kanan para penunggang kuda siap bertarung. Negara mantan jajahan Inggris di Asia dan Afrika hingga kini tetap setia pada aturan jalur kiri tersebut.
Sementara itu Napoleon Bonaparte memaksa seluruh wilayah kekaisaran Prancis untuk pindah ke jalur kanan setelah revolusi. Saat ini sekitar 75% populasi dunia mengemudi di sisi kanan jalan.