23 July 2026 Energi

Pakistan Cari Minyak Alternatif Imbas Ancaman Jalur Hormuz dan Laut Merah

Pakistan berburu pasokan minyak mentah alternatif dari AS hingga Afrika akibat meningkatnya ancaman penutupan Selat Hormuz dan Laut Merah.

Kilang minyak dan fasilitas energi di Pakistan yang menghadapi potensi krisis pasokan

Kilang minyak dan fasilitas energi di Pakistan yang menghadapi potensi krisis pasokan

Pemerintah menginstruksikan kilang minyak dalam negeri untuk segera mencari sumber mentah alternatif di luar kawasan Timur Tengah. Langkah darurat ini diambil setelah krisis kawasan mengancam jalur perdagangan vital di dan .

Ancaman Jalur Pasokan Timur Tengah

Menteri Minyak dan Sumber Daya Alam menggelar pertemuan mendesak bersama para eksekutif kilang minyak nasional pekan ini. Menteri mengarahkan kilang untuk mengamankan pasokan demi mencegah kelangkaan energi di dalam negeri. Pejabat senior mengonfirmasi, "Pemerintah meminta kilang segera mengidentifikasi sumber minyak alternatif untuk menjamin kelancaran pasokan."

Ancaman penutupan dan blokade Selat Bab el-Mandeb oleh kelompok Houthi menjadi pemicu utama kepanikan ini. Situasi tersebut mengancam ekspor minyak Arab Saudi melalui pelabuhan Yanbu di . Saat ini, pengiriman minyak dari wilayah tersebut menjadi sangat tidak pasti bagi .

Perburuan Minyak hingga Amerika dan Afrika

Para pengelola kilang di mulai menghubungi pedagang internasional untuk menjajaki pembelian minyak mentah dari Amerika Serikat, Nigeria, dan Asia Tengah. Mereka juga mengontak pedagang di Singapura untuk mencari kargo minyak yang sudah berada di laut dan jauh dari konflik. Penjajakan ini dilakukan secara agresif dalam beberapa hari terakhir.

Sejumlah kilang seperti Refinery Limited (PRL), Arab Refinery Company (PARCO), dan National Refinery Limited (NRL) masih mengimpor minyak dari Uni Emirat Arab. Pengiriman dilakukan melalui Pelabuhan Fujairah yang berada di luar . Namun, kapasitas jalur tersebut dinilai tidak cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan nasional.

Pasokan LNG Turut Terganggu

Krisis di tidak hanya mengganggu mentah, tetapi juga merusak pengadaan Liquefied Natural Gas (LNG) . Penutupan jalur laut membuat kargo LNG dari pemasok utama seperti Qatar tertahan di perjalanan.

Kondisi ini memaksa membeli LNG di pasar spot dengan harga yang sangat mahal. Pemerintah harus mengeluarkan dana ekstra demi mengamankan pasokan gas nasional. Situasi ini menambah beban keuangan negara yang sedang berjuang menstabilkan ekonominya.

Redaksi Vince's Auto Body Inc
Redaksi Vince's Auto Body Inc
Tim redaksi Vince's Auto Body Inc yang terdiri dari jurnalis dan editor berpengalaman. Kami berkomitmen menyajikan berita otomotif dan olahraga akurat, berimbang, dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.