Rusia Sebut Penurunan Produksi Minyak Hanya Sementara
Pemerintah Rusia menyebut penurunan produksi minyak hanya bersifat sementara seiring rencana beroperasinya kembali kilang-kilang yang sempat terganggu.
Kilang minyak di Rusia yang mengalami gangguan akibat serangan drone.
Krisis Bahan Bakar dan Pemulihan Kilang
Wakil Perdana Menteri Alexander Novak menyatakan bahwa situasi pasokan bahan bakar menunjukkan perbaikan pekan ini. Otoritas Rusia terus berupaya menenangkan pasar di tengah krisis yang melanda.
Kilang-Kilang Minyak di Rusia mengalami gangguan berat akibat serangan drone Ukraina yang intensif. Pemerintah berkomitmen penuh untuk memulihkan seluruh operasional kilang dalam waktu dekat.
Dampak Serangan Drone Ukraina
Serangan drone Ukraina menargetkan infrastruktur kilang dan fasilitas Ekspor sejak awal tahun ini. Strategi tersebut bertujuan melumpuhkan pasokan bahan bakar domestik dan logistik militer di garis depan.
Rusia merespons situasi ini dengan memberlakukan larangan Ekspor diesel hingga akhir September. Kebijakan pembatasan tersebut memperketat pasar distilat menengah global secara signifikan.
Proyeksi Produksi oleh Rystad Energy
Konsultan Energi Rystad Energy merevisi turun proyeksi produksi Minyak mentah Rusia tahun 2026. Angka produksi diperkirakan rata-rata berada di kisaran 8.950.000 barel per hari.
Analis Rystad Energy Daria Melnik menilai serangan drone kini telah membatasi sektor hulu. Kapasitas Ekspor Rusia tidak mampu menampung kelebihan volume Minyak mentah secara konsisten.