18 August 2026 Ekonomi

Proyek Pipa Minyak Irak-Suriah Butuh Waktu Empat Tahun

Proyek pipa minyak Irak ke Suriah untuk melewati Selat Hormuz membutuhkan waktu empat tahun dan dana US15 miliar.

Pekerja memeriksa infrastruktur pipa minyak di kilang minyak Timur Tengah

Pekerja memeriksa infrastruktur pipa minyak di kilang minyak Timur Tengah

Proyek pengiriman Irak menuju pesisir Mediterania Suriah guna melewati Selat Hormuz membutuhkan waktu empat tahun. Konsorsium perusahaan termasuk raksasa energi , , sedang mengkaji kelayakan proyek tersebut.

Kebutuhan Infrastruktur Baru

Pipa minyak lama yang sudah tidak beroperasi selama lebih dari dua dekade tidak dapat digunakan kembali. Pembangunan ini memerlukan infrastruktur baru agar dapat berjalan optimal.

Kondisi tersebut membuat proyek ini menjadi lebih rumit dan memerlukan biaya yang tinggi. Waktu penyelesaian proyek juga otomatis akan bertambah lama dari perkiraan semula.

Negosiasi Kontrak dan Investasi

Pemerintah dan saat ini mulai melakukan negosiasi untuk menyelesaikan kontrak kerja sama. Mereka juga berdiskusi dengan berbagai perusahaan untuk mendanai investasi pembangunan pipa tersebut.

Youssef Qablawi selaku CEO Syrian Petroleum Company menyatakan, "Renovasi pipa dari Haditha di menuju pelabuhan Baniyas di memerlukan waktu paling lama tiga tahun".

Kapasitas dan Dukungan Amerika

Proyek ini direncanakan terdiri dari dua jalur pipa dengan kapasitas besar. Kapasitas pengiriman minyak diperkirakan mencapai antara 1,5 juta hingga 2 juta barel per hari.

berharap perusahaan-perusahaan asal AS dapat mengambil peran dalam rekonstruksi jalur minyak Kirkuk-Baniyas. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan pada .

Redaksi Vince's Auto Body Inc
Redaksi Vince's Auto Body Inc
Tim redaksi Vince's Auto Body Inc yang terdiri dari jurnalis dan editor berpengalaman. Kami berkomitmen menyajikan berita otomotif dan olahraga akurat, berimbang, dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.