Pembelian Minyak Asia Dorong Harga Minyak Mentah Dubai Mendekati $100
Lonjakan pembelian minyak mentah oleh China dan India mendorong harga Dubai mendekati $100 per barel di tengah ketegangan geopolitik.
Kilang minyak di Timur Tengah dengan latar belakang gurun pasir pada pagi hari
Lonjakan Permintaan dari Asia
Perusahaan kilang besar seperti Indian Oil Corp dan PetroChina meningkatkan pembelian minyak mentah timur tengah secara signifikan. Pembeli dari Korea Selatan dan Jepang turut memperkuat permintaan di pasar kawasan tersebut.
Kenaikan harga terjadi meskipun ekspor minyak Arab Saudi merosot ke titik terendah sejak tahun 2017. Sejumlah kargo mengalami penundaan pengiriman dari bulan Agustus ke September dan Oktober.
Kondisi Pasokan dan Selat Hormuz
Volume harian minyak yang melewati Selat Hormuz tercatat berada di kisaran 6 hingga 8 juta barel. Arus distribusi energi melalui jalur vital tersebut mengalami tekanan akibat situasi keamanan.
Kontrak berjangka Murban asal Uni Emirat Arab diperdagangkan pada level $106,10 per barel. Sementara itu, acuan DME Oman berada di posisi $99,18 per barel.
Diversifikasi Pembelian Negara Asia
china dan India memperluas sumber pasokan energi dengan meningkatkan impor dari Brasil, Kanada, dan Argentina. Kedua negara tersebut juga menyerap pasokan minyak mentah asal Rusia dalam jumlah besar.
Langkah diversifikasi ini dilakukan untuk mengamankan kebutuhan kilang domestik di tengah ketidakpastian pasar global. Para pelaku pasar terus memantau dinamika geopolitik yang memengaruhi jalur pasokan.