08 August 2026 Ekonomi

India Bergantung pada Impor untuk 90 Persen Kebutuhan Minyak

India tetap bergantung pada impor untuk memenuhi 90 persen kebutuhan minyak mentah domestik di tengah lonjakan permintaan yang tinggi.

Kilang minyak di India yang memproses pasokan minyak mentah impor.

Kilang minyak di India yang memproses pasokan minyak mentah impor.

memenuhi 90 persen kebutuhan minyak mentahnya melalui jalur impor dari pasar luar negeri. Ketergantungan masif ini terjadi di tengah lonjakan permintaan domestik yang terus meningkat setiap tahun.

Penurunan Ketergantungan Energi Primer

Ketergantungan pada impor primer secara keseluruhan justru mengalami penurunan yang moderat. Angka tersebut turun menjadi 42 persen pada tahun fiskal 2025 dari sebelumnya 47 persen pada tahun fiskal 2017.

Laporan gabungan Confederation of Indian Industry dan EY mengungkap adanya diversifikasi sistem yang bertahap. Meskipun demikian, sektor tetap menunjukkan tingkat ketergantungan impor yang sangat tinggi.

Pemerintah terus berupaya mencari langkah strategis untuk menyeimbangkan pasokan nasional. Berbagai sumber alternatif mulai diintegrasikan ke dalam jaringan kelistrikan domestik.

Tekanan Geopolitik dan Krisis Timur Tengah

Krisis di kawasan Timur Tengah memicu kekhawatiran serius bagi para pelaku kilang minyak di . Pemerintah langsung bergerak cepat mencari pasokan alternatif demi mengamankan kebutuhan dalam negeri.

Ketegangan di Selat Hormuz sempat mengganggu arus distribusi pasokan minyak global secara signifikan. Kondisi tersebut memaksa operator kilang mengalihkan pembelian dari kawasan lain.

Impor dari Rusia dalam volume besar berhasil meredam dampak krisis pasokan tersebut. Langkah ini membantu menjaga stabilitas operasional kilang di tengah ketidakpastian pasar internasional.

Pengembangan Cadangan Strategis Nasional

Kapasitas cadangan minyak nasional saat ini dinilai masih sangat rentan terhadap guncangan pasokan global. Cadangan yang ada hanya mampu menutupi kebutuhan konsumsi nasional selama delapan hari saja.

Perusahaan minyak milik negara, Oil and Natural Gas Corporation, berencana membangun fasilitas penyimpanan baru di Mangaluru. Fasilitas ini dirancang untuk menampung sekitar 13 juta barel cadangan minyak.

Pemerintah memperluas lokasi penyimpanan strategis untuk melindungi perekonomian dari potensi gangguan pasokan di masa depan. Penguatan infrastruktur cadangan menjadi prioritas utama kebijakan nasional.

Redaksi Vince's Auto Body Inc
Redaksi Vince's Auto Body Inc
Tim redaksi Vince's Auto Body Inc yang terdiri dari jurnalis dan editor berpengalaman. Kami berkomitmen menyajikan berita otomotif dan olahraga akurat, berimbang, dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.