20 July 2026 Ekonomi

Ekspor Minyak Teluk Sempat Pulih Sebelum Konflik AS Iran Memanas

Ekspor minyak mentah Teluk Persia sempat melonjak hingga 13,6 juta barel per hari sebelum konflik baru Amerika Serikat dan Iran mengganggu Selat Hormuz.

Kapal tanker minyak melintasi jalur laut internasional di kawasan Teluk Persia

Kapal tanker minyak melintasi jalur laut internasional di kawasan Teluk Persia

Ekspor dan kondensat dari Teluk Persia sempat pulih ke level sebelum perang pada paruh pertama Juli 2026. Namun, pemulihan ini diperkirakan tidak bertahan lama akibat ketegangan baru antara dan .

Lonjakan Ekspor Minyak Negara Teluk

Data dari dan menunjukkan pengiriman minyak mencapai 12 juta hingga 13,6 juta barel per hari. Angka ini menandai kenaikan volume yang signifikan pada awal bulan ini.

Aliran minyak dari Arab Saudi, UEA, Irak, , dan Kuwait melonjak 16% dibanding bulan Juni. mencatat peningkatan terbesar berasal dari , Irak, dan Arab Saudi.

Gangguan Baru di Selat Hormuz

Tren pemulihan ekspor tersebut kini berbalik arah dengan cepat. Lembaga analitik melaporkan penurunan tajam jumlah kapal tanker yang melintasi .

Analis Johannes Rauball menyatakan, "Kami melihat penurunan aktivitas, yang berarti negara-negara harus mengurangi produksi." Penurunan produksi ini otomatis memangkas jumlah minyak yang siap dikirim ke pasar global.

Dampak Ketegangan Terhadap Harga Dunia

Bloomberg melaporkan sebuah kapal tanker berhenti di jalur pelayaran setelah serangan terhadap beberapa kapal. AS kini mengincar kapal terkait , sementara membalas kapal sekutu AS.

Konflik ini langsung mendorong harga Brent kembali melesat ke atas US$90 per barel. Sementara itu, WTI berjangka bertengger di level US$84,25 per barel.

Redaksi Vince's Auto Body Inc
Redaksi Vince's Auto Body Inc
Tim redaksi Vince's Auto Body Inc yang terdiri dari jurnalis dan editor berpengalaman. Kami berkomitmen menyajikan berita otomotif dan olahraga akurat, berimbang, dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.