Draf Kesepakatan Selat Hormuz Tunggu Persetujuan Khamenei
Draf kesepakatan pembukaan kembali Selat Hormuz telah rampung dan kini menunggu lampu hijau dari Pemimpin Tertinggi Iran.
Rencana Pengelolaan Jalur Pelayaran
Perjanjian sementara ini mengatur pembagian rute bagi kapal-kapal yang melintas. Kapal yang memasuki Teluk Persia akan melewati perairan di bawah kendali iran.
Sebaliknya, kapal yang keluar dari Teluk akan menggunakan jalur yang dikelola oleh oman. Kesepakatan ini menghidupkan kembali nota kesepahaman Amerika Serikat dan iran yang sempat gagal.
Kendala Tarif Transit
Perbedaan besaran biaya transit masih menjadi hambatan utama dalam perundingan tersebut. Pihak Teheran menginginkan pembayaran setara dengan 5% hingga 7% dari nilai kargo kapal.
Sementara itu, oman mengusulkan tarif yang jauh lebih rendah yaitu sebesar 3%. Pemerintah Amerika Serikat secara tegas menolak aturan pembayaran bagi kapal yang melintasi perairan internasional.
Dampak pada Pasar Minyak
Volume lalu lintas kapal melalui selat hormuz saat ini masih berada di bawah tingkat normal. Hanya delapan kapal yang melintasi selat tersebut dibandingkan kondisi normal harian sebanyak 130 hingga 140 kapal.
Harga minyak mentah Brent sempat merosot sebelum kembali pulih di kisaran $80 per barel. Pemulihan harga ini terjadi akibat serangan yang terus berlanjut terhadap kapal-kapal di kawasan tersebut.