08 August 2026 Ekonomi

Citi Naikkan Proyeksi Harga Minyak Brent Q3

Citigroup menaikkan proyeksi minyak Brent kuartal ketiga menjadi US80 per barel karena perang AS-Iran memperpanjang gangguan di Selat Hormuz.

Grafik pergerakan harga minyak mentah Brent di pasar keuangan global

Grafik pergerakan harga minyak mentah Brent di pasar keuangan global

Citigroup menaikkan proyeksi harga mentah untuk kuartal ketiga menjadi US80perbareldarisebelumnyaUS75. Kenaikan ini terjadi karena perang Amerika Serikat dan Iran terus berlanjut tanpa kepastian damai.

Revisi Proyeksi dan Harga Pasar

Bank tersebut mempertahankan proyeksi kuartal keempat di angka US70perbarel.Citijugamemperkirakanhargarata−rataBrentberadadikisaranUS65 pada tahun 2027 mendatang.

Kontrak berjangka diperdagangkan pada posisi US83,11 per barel pada perdagangan Jumat siang. Kenaikan harga merespons kekhawatiran atas kebuntuan negosiasi diplomatik antara Washington dan Teheran.

Kendala Pengiriman Selat Hormuz

Arus pengiriman melalui Selat Hormuz masih mengalami hambatan berat hingga saat ini. Produksi di kawasan juga tetap berada di bawah tingkat normal sebelum perang.

Serangan terhadap kapal komersial terus berlangsung di tengah upaya perundingan jalur air tersebut. Situasi ini membuat pasokan global terpangkas dalam jumlah besar.

Pandangan Berbeda dari Goldman Sachs

Goldman Sachs memiliki pandangan berbeda mengenai potensi penurunan harga pada kuartal keempat. Harga diyakini akan bertahan antara US80 hingga US90perbareldalamwaktudekat.

HargaminyakbahkanberpotensimelonjakhinggaUS120 per barel jika penutupan Selat Hormuz berlangsung lebih lama. Prospek harga kini sangat bergantung pada kepastian normalisasi jalur pengiriman.

Redaksi Vince's Auto Body Inc
Redaksi Vince's Auto Body Inc
Tim redaksi Vince's Auto Body Inc yang terdiri dari jurnalis dan editor berpengalaman. Kami berkomitmen menyajikan berita otomotif dan olahraga akurat, berimbang, dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.