China Tambah Cadangan Minyak Mentah Lewat Impor Juli
China diperkirakan menambah cadangan minyak mentah sebesar 200.000 barel per hari pada Juli setelah impor kembali pulih dari posisi terendah.
Kilang minyak besar di China yang mengolah pasokan minyak mentah impor.
Lonjakan Impor dan Pemulihan Stok
Importir Minyak Mentah terbesar dunia ini sebelumnya mulai menarik stok pada Mei akibat Krisis Timur Tengah. China tercatat telah mengamankan sekitar 1,4 miliar barel minyak dalam stok komersial dan strategis.
Tren pengurangan Stok pada Mei dan Juni berbalik arah pada Juli berdasarkan perhitungan data resmi. Peningkatan Impor Minyak Mentah tersebut secara mengejutkan memungkinkan aktivitas penimbunan kembali.
Metode Perhitungan Cadangan Minyak
Negeri Tirai Bambu tidak melaporkan data inventaris secara langsung kepada publik. Analis mengandalkan pasokan keseluruhan mulai dari produksi domestik, Impor, hingga tingkat pemrosesan Kilang.
Perhitungan menunjukkan ketersediaan total minyak mencapai 12,72 juta barel per hari pada Juli. Angka itu berasal dari 8,41 juta barel Impor dan 4,3 juta barel produksi domestik dengan pemrosesan Kilang 12,51 juta barel.
Pelonggaran Ekspor dan Permintaan Domestik
Pemerintah China sebelumnya memangkas impor Minyak Mentah di tengah konflik untuk melindungi pasokan domestik. Otoritas setempat juga mengetatkan batasan ekspor bahan bakar demi keamanan Energi dalam negeri.
China kini melonggarkan sebagian pembatasan ekspor bahan bakar tersebut. Kebijakan ini memicu kenaikan impor Minyak Mentah sekaligus mengindikasikan pelemahan permintaan domestik yang masih berlanjut.