Mikel Merino Ungkap Kemiripan Nasib dengan Lautaro Martinez
Gelandang Spanyol Mikel Merino mengaku memiliki kesamaan nasib dengan penyerang Argentina Lautaro Martinez sebagai pemain pengganti jelang final Piala Dunia.
Mikel Merino saat bertanding membela Arsenal melawan Inter Milan di Liga Champions
Sama-sama Jadi Senjata Cadangan
Mikel Merino mengakui peran sebagai pemain pengganti bukan merupakan rencana ideal bagi pesepak bola mana pun. Namun, persaingan ketat dalam skuad bertabur bintang membuat Merino dan Lautaro Martinez harus menerima keputusan pelatih.
Merino menegaskan, "Memulai laga dari bangku cadangan bukan rencana ideal bagi pemain mana pun." Meski demikian, kedua pemain tetap memberikan kontribusi besar dengan mencetak gol-gol penting setelah masuk ke lapangan.
Lautaro Martinez menjadi pahlawan Argentina lewat gol kemenangan ke gawang Inggris pada babak semifinal lalu. Sementara itu, Merino sukses mencetak dua gol krusial saat Spanyol menumbangkan Portugal dan Belgia di fase gugur.
Fokus Berkontribusi untuk Tim
Merino memilih untuk mengesampingkan ego demi kepentingan prestasi tim nasional Spanyol secara keseluruhan. Mantan pemain Real Sociedad ini menganggap gelar juara merupakan milik semua pemain dalam tim, bukan hanya milik sebelas pemain utama.
Spanyol menunjukkan pertahanan kokoh sepanjang turnamen dan baru kebobolan 1 gol sejauh ini. Merino berjanji akan memberikan performa maksimal setiap kali mendapatkan kesempatan bermain dari pelatih.
Antisipasi Duel Sengit dan Rekor Dunia
Pertandingan final besok diprediksi berjalan sangat intens karena kedua tim memperebutkan trofi paling bergengsi dalam sepak bola. Merino juga memberikan pujian khusus kepada kapten Argentina Lionel Messi yang tetap tampil luar biasa pada usia 39 tahun.
Spanyol saat ini menyamai rekor 37 pertandingan tidak terkalahkan milik tim nasional Italia. Tim Matador akan memecahkan rekor dunia tersebut jika berhasil menumbangkan Argentina di laga puncak nanti.