18 July 2026 Sepak Bola

Mantan Pemain Prancis Sebut Laga Juara Tiga Mirip Laga Hiburan

Mantan pemain Prancis Jean-Marc Ferreri menilai laga perebutan tempat ketiga melawan Inggris hampir mirip pertandingan hiburan komersial setelah kecewa gagal ke final.

Jean-Marc Ferreri memberikan komentar mengenai laga Prancis melawan Inggris di Piala Dunia

Jean-Marc Ferreri memberikan komentar mengenai laga Prancis melawan Inggris di Piala Dunia

Mantan pemain tim nasional memberikan komentar menohok menjelang laga perebutan tempat ketiga antara melawan . Ferreri menyebut pertandingan tersebut hampir menyerupai laga hiburan komersial belaka bagi para pemain utama.

Memori Laga Pemain Cadangan

Ferreri mengingat kembali pengalamannya saat membela pada perebutan tempat ketiga 1986 melawan Belgia. Saat itu pelatih Henri Michel mengistirahatkan para pemain bintang seperti Michel Platini dan Jean Tigana karena kekecewaan mendalam usai kalah dari Jerman.

Situasi tersebut membuat para pemain muda berkumpul membentuk tim pelapis yang termotivasi tinggi untuk membuktikan kemampuan mereka. Ferreri berhasil mencetak gol dalam laga tersebut dan membawa meraih peringkat ketiga.

Ferreri menegaskan, "Kami menganggapnya pertandingan pelapis karena para senior tidak bermotivasi setelah gagal ke final." Pengalaman mencetak gol di tetap menjadi momen emosional yang tidak terlupakan sepanjang kariernya.

Kekecewaan Usai Ditumbangkan Spanyol

harus mengubur mimpi ke final setelah menelan kekalahan dari Spanyol pada babak semifinal. Banyak pihak menilai skuad asuhan terlalu percaya diri dan mengabaikan kekuatan tim lawan sebelum laga tersebut.

Ferreri memahami jika para pemain utama merasa malas dan kehilangan energi untuk bertanding memperebutkan tempat ketiga. Mereka terpukul karena ekspektasi publik yang sangat tinggi untuk melihat melaju ke partai puncak.

Meskipun demikian, kapten tim diprediksi akan tetap bermain demi mengamankan gelar pencetak gol terbanyak turnamen. Gelar individu tersebut dinilai masih memiliki nilai yang sangat penting bagi gengsi .

Bukan Kegagalan Bagi Deschamps

Pencapaian mencapai babak semifinal dinilai bukan sebuah kegagalan total bagi sebuah negara di turnamen sebesar . Ferreri mengapresiasi keberhasilan tim yang mampu menembus empat besar di tengah gugurnya negara besar lain seperti Jerman dan Brasil.

Pelatih pastinya merasa kecewa karena karakter kompetitif yang melekat kuat dalam dirinya. Namun, rekam jejak prestasinya bersama timnas tetap luar biasa dalam beberapa edisi turnamen terakhir.

hanya melewatkan satu momen krusial saat menghadapi kekuatan terbaik Spanyol yang tampil lebih superior. Finis di posisi empat besar tetap menjadi pencapaian yang terhormat bagi generasi baru .

Redaksi Vince's Auto Body Inc
Redaksi Vince's Auto Body Inc
Tim redaksi Vince's Auto Body Inc yang terdiri dari jurnalis dan editor berpengalaman. Kami berkomitmen menyajikan berita otomotif dan olahraga akurat, berimbang, dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.