18 July 2026 Sepak Bola

Frustrasi Berat Max Verstappen Isyaratkan Bakal Tinggalkan Red Bull

Pembalap F1 Max Verstappen dilaporkan frustrasi berat dengan mobil Red Bull dan mempertimbangkan untuk hengkang akhir musim ini.

Pembalap Red Bull Racing Max Verstappen tampak kecewa di dalam garasi sirkuit

Pembalap Red Bull Racing Max Verstappen tampak kecewa di dalam garasi sirkuit

Pembalap utama blak-blakan meluapkan rasa frustrasinya terhadap performa jet darat miliknya musim ini. Juara dunia empat kali tersebut bahkan mengaku benci dengan performa mobilnya yang tidak stabil setelah hasil buruk di Silverstone.

Klausul Rahasia Kontrak Verstappen Bocor

Masa depan pembalap asal Belanda tersebut kini menjadi perbincangan hangat di pameran jet darat dunia. Verstappen kabarnya memiliki klausul kontrak khusus yang memungkinkannya hengkang dari Red Bull pada akhir musim 2026 ini. Kontrak aslinya bersama tim berlogo banteng merah tersebut sebenarnya baru akan habis pada akhir 2028.

Klausul keluar tersebut bisa aktif jika Verstappen gagal menempati posisi kedua klasemen sebelum jeda musim panas. Saat ini pembalap berusia 28 tahun itu terlempar di peringkat ketujuh dengan selisih 103 poin dari Kimi Antonelli. Situasi ini membuat peluang Verstappen untuk bertahan di Red Bull semakin menipis.

Prediksi Eksodus Menuju Rival Utama

Pengamat F1 menilai hubungan antara Verstappen dan tim Red Bull sudah berada di titik jenuh. Schumacher meyakini sang pembalap sudah kehilangan kepercayaan penuh kepada timnya untuk merancang mobil juara. Mantan pembalap F1 itu memprediksi Verstappen akan segera bernegosiasi dengan .

Meskipun begitu pihak dan McLaren mengaku masih sangat puas dengan komposisi pembalap utama mereka saat ini. Bos McLaren Zak Brown menegaskan rumor tersebut tidak mengubah komitmen tim terhadap pembalapnya. Toto Wolff selaku bos juga menyatakan ingin menjaga stabilitas tim tanpa merombak formasi.

Upaya Perbaikan Jelang Balapan Belgia

Manajer Verstappen Raymond Vermeulen menegaskan komitmen awal mereka untuk tetap loyal bersama tim setir kiri tersebut. Vermeulen berkata, "Kami ingin melanjutkan jalan bersama Red Bull dan Max ingin mengakhiri kariernya di sini." Namun manajemen tetap memberikan syarat utama yaitu mobil harus kompetitif untuk menang.

Jelang GP Belgia akhir pekan ini Verstappen sudah turun langsung ke pabrik untuk menguji simulator balap. Evaluasi besar-besaran dilakukan untuk membenahi keseimbangan mobil serta masalah kecepatan puncak yang kurang maksimal. Lintasan Spa-Francorchamps sendiri merupakan salah satu sirkuit favorit sang pembalap sepanjang kariernya.

Redaksi Vince's Auto Body Inc
Redaksi Vince's Auto Body Inc
Tim redaksi Vince's Auto Body Inc yang terdiri dari jurnalis dan editor berpengalaman. Kami berkomitmen menyajikan berita otomotif dan olahraga akurat, berimbang, dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.