Enzo Fernandez Bela Istri Usai Laga Panas Argentina vs Inggris
Enzo Fernandez membela istrinya setelah memicu kontroversi di Argentina. Pembelaan gelandang Chelsea ini justru dianggap sangat canggung.
Enzo Fernandez merayakan gol saat bertanding membela tim nasional Argentina
Selebrasi Provokatif Kontra Negara Tempat Bekerja
Argentina berhasil mengalahkan Inggris dengan skor 2-1 pada laga semifinal. Enzo Fernandez mencetak gol penyeimbang melalui tendangan jarak jauh yang spektakuler. Ia merayakan kemenangan tersebut dengan mengejek para pemain Inggris secara agresif.
Aksi ini menjadi sorotan karena Enzo bermain untuk klub Inggris Chelsea sejak tahun 2023. Ia pindah ke London dengan nilai transfer fantastis mencapai Rp2 triliun. Sikapnya di lapangan dinilai tidak memedulikan negara tempatnya mencari nafkah.
Kontroversi Pernyataan Sang Istri
Istri Enzo Fernandez, Valentina Fernandez, justru menunjukkan sikap yang jauh lebih menahan diri sebelum pertandingan. Valentina melarang anak lakinya yang berusia 2 tahun untuk ikut menyanyikan lagu ejekan pendukung Argentina. Anak perempuan mereka yang berusia 6 tahun juga menolak melakukannya.
Masyarakat Argentina merespons pernyataan Valentina dengan kemarahan besar. Publik menilai sikap tersebut tidak menghargai luka sejarah masa lalu kedua negara. Hubungan kedua negara tetap tegang akibat konflik berdarah Kepulauan Malvinas pada tahun 1982.
Pembelaan Canggung Enzo Fernandez
Enzo Fernandez langsung pasang badan untuk membela istrinya di depan media. Namun, argumen yang ia gunakan justru terkesan sangat canggung dan aneh. Enzo membawa-bawa status para pekerja domestik di rumah pribadinya.
Enzo menegaskan, "Kami membela negara kami dan melakukan yang terbaik untuk semua warga Argentina." Ia menambahkan, "Pernyataan istri saya tidak bermaksud buruk. Kami sangat menghormati orang-orang yang membantu kami di rumah, yang merupakan orang-orang Inggris."
Ancaman Sanksi FIFA Menanti Argentina
Ketegangan tidak berhenti pada komentar Enzo Fernandez di ruang media. Sejumlah pemain Argentina membentangkan spanduk politik bertuliskan "Malvinas adalah milik Argentina" di lapangan. Aksi tersebut memicu kemarahan besar dari para politisi Inggris.
FIFA melarang keras segala bentuk pesan bermuatan politik dalam pertandingan resmi. Federasi sepak bola internasional tersebut mengonfirmasi telah mengambil alih kasus ini pada hari Kamis. Timnas Argentina kini terancam hukuman disiplin yang berat.