Ineos Grenadier EPV Jadi Calon Kendaraan Lapis Baja Militer Inggris
Ineos memperkenalkan Grenadier Enhanced Protection Vehicle untuk bersaing menggantikan Land Rover militer Inggris.
Ineos Grenadier Enhanced Protection Vehicle tampil dengan balutan lapis baja tangguh.
Desain Kabin Lapis Baja Khusus
Kendaraan ini menggunakan kabin baja rancangan khusus yang dibangun dari nol demi keamanan maksimal. Struktur terintegrasi tersebut menyebarkan kekuatan ledakan dan balistik secara jauh lebih efektif.
Desain khusus ini berfokus pada perlindungan VIP dan personel alih-alih pertempuran garis depan. Langkah ini berkaca pada pengalaman pahit dari konflik masa lalu terhadap ancaman ranjau darat.
Proses produksi kendaraan melibatkan kerja sama lintas pabrik antara Prancis dan Inggris. Sejumlah mitra lokal turut merakit komponen interior, sistem elektronik, hingga suspensi khusus.
Bagian dari Program Mobilitas Militer
Team Grenadier mengembangkan sembilan varian kendaraan dari platform sasis tangga penggerak empat roda. Varian tersebut mencakup fungsi multiguna, ambulans medan perang, hingga pengangkut pasukan.
Ineos menggandeng sejumlah perusahaan industri pertahanan untuk memperkuat manajemen pemeliharaan armada. Kombinasi keahlian Militer dan komersial ini bertujuan menekan waktu henti kendaraan.
Uji coba kandidat kendaraan dijadwalkan mulai berlangsung pada akhir bulan Oktober mendatang. Jajaran Kendaraan Taktis ini juga tampil dalam ajang pameran pertahanan Militer.
Nilai Proyek Pengadaan Kendaraan
Program pengadaan kendaraan mobilitas ringan ini bernilai sekitar £4 miliar atau setara Rp84 triliun. Proyek jangka panjang tersebut mencakup pengadaan belasan ribu unit kendaraan Militer.
Sekitar 20 persen dari penilaian program berfokus pada nilai sosial serta investasi domestik Inggris. Persaingan ketat terjadi dengan pabrikan rival yang sama-sama mengincar kontrak besar ini.
Militer Inggris segera melihat langsung wujud fisik Grenadier Lapis Baja dalam pameran mendatang. Uji lintasan uji coba menentukan nasib masa depan armada taktis tersebut.