George Russell Ungkap Rival Terbesarnya di F1 dan Masa Depan Mercedes
George Russell menegaskan rival terbesarnya di F1 adalah dirinya sendiri, sambil membantah isu Mercedes pilih kasih kepada Kimi Antonelli.
Pembalap Mercedes F1 George Russell memberikan keterangan terkait penampilannya di musim balap Formula 1.
Tantangan Memahami Mobil dan Performa Diri
Russell baru mengoleksi dua kemenangan dari sepuluh balapan awal musim ini, meski sering meraih posisi terdepan. Pembalap asal Inggris tersebut mengaku masih beradaptasi dengan karakter mobil dan mesin generasi baru milik Mercedes.
Ia juga kerap tertimpa nasib buruk saat tampil maksimal di lintasan, seperti masalah teknis di Kanada atau insiden dengan Lewis Hamilton di Belgia. Russell berkata, "Saya punya kecepatan yang dibutuhkan untuk juara, jadi saya hanya perlu mencapai performa maksimal 100 persen."
Masalah penataan mobil, manajemen energi, serta suhu ban masih menjadi kendala utama timnya. Kendala teknis ini memengaruhi tingkat kepercayaan dirinya saat mengendarai mobil di berbagai karakter sirkuit.
Bantahan Isu Anak Emas dan Berbagi Data
Russell membantah kabar yang menyebut Mercedes lebih memprioritaskan Kimi Antonelli ketimbang dirinya. Ia menganggap rumor media tersebut hanyalah upaya untuk meraih perhatian pembaca semata.
Pembalap berusia 28 tahun itu menegaskan hubungan kerja dengan Antonelli tetap profesional dan saling terbuka. Russell berujar, "Tidak ada rahasia di antara kami karena tim tidak bisa membiarkan itu terjadi."
Kedua pembalap terus berbagi data telemetri demi mempercepat pengembangan mobil Mercedes. Russell memastikan Bos Mercedes Toto Wolff tidak pernah memperlakukan salah satu pembalap secara istimewa.
Kepastian Masa Depan dan Isu Verstappen
Rumor kehadiran Max Verstappen ke skuad Mercedes sama sekali tidak menggoyahkan posisi Russell di dalam tim. Ia menegaskan status kontrak kerjanya dengan pabrikan asal Jerman tersebut sudah sangat jelas.
Russell memastikan komitmen jangka panjangnya bersama tim yang berbasis di Brackley tersebut. Russell menegaskan, "Saya akan tetap membalap untuk Mercedes pada 2027."