Doxa Rilis Jam Tangan Selam T Graph II Great White
Doxa berkolaborasi dengan Topper Jewelers meluncurkan jam tangan selam edisi terbatas SUB 200 T.Graph II Great White seharga Rp73 juta.
Jam tangan Doxa SUB 200 T.Graph II Great White dengan dial putih menyala biru di tempat gelap.
Desain Ikonik Berpendar Dalam Gelap
Model terbaru ini menampilkan dial putih yang dilapisi penuh oleh Super-LumiNova emisi biru. Fitur tersebut membuat seluruh permukaan jam memancarkan cahaya neon terang saat berada di lingkungan minim cahaya. Jarum jam dan detail biru royal akan terlihat jelas membentuk siluet yang kontras.
Jam Tangan ini menggunakan casing baja tahan karat berbentuk elips berukuran 42mm. Doxa menyematkan bezel dekompresi khas mereka dengan cengkeraman model gigi gergaji. Selain itu, bagian tombol kronograf menggunakan model pompa yang tertutup sebagian.
Produsen juga menghilangkan komplikasi tanggal dari bagian dial untuk memberikan tampilan yang lebih bersih. Langkah ini mengikuti jejak sukses dari edisi pendahulunya seperti SUB 300 dan SUB 250T GMT.
Spesifikasi Mesin dan Detail Unik
Bagian belakang casing baja menampilkan ukiran hiu yang sedang berenang sebagai detail eksklusif. Ukiran ini menggantikan gambar Kepulauan Farallon yang ada pada dua edisi Great White sebelumnya. Detail tersembunyi tersebut menambah nilai estetika tersendiri bagi para kolektor.
Doxa menanamkan mesin otomatis Sellita Caliber 510 BH b yang bekerja pada frekuensi 4Hz. Mesin ini memiliki cadangan daya hingga 50 jam dan fitur kronograf 30 menit. Varian ini murni tanpa tanggal sehingga pengguna tidak perlu khawatir akan adanya setelan tanggal semu.
Harga dan Ketersediaan Terbatas
Jam Tangan ini hadir dengan gelang baja tahan karat model beads of rice yang dilengkapi ekstensi selam geser. Pembeli juga akan mendapatkan tali karet biru tambahan dengan tautan ujung baja. Doxa melengkapi kedua tali tersebut dengan gesper lipat yang sama.
Topper Jewelers menjual produk ini secara eksklusif dengan harga 4.690 dolar AS atau sekitar Rp73 juta. Kolaborasi ini diproduksi sangat terbatas karena hanya tersedia sebanyak 100 unit di seluruh dunia.
Sebagian dari hasil penjualan Jam Tangan ini akan disumbangkan kepada Greater Farallones Association. Lembaga nonprofit tersebut fokus pada restorasi habitat pesisir dan perlindungan kehidupan laut.