India Wajibkan Baterai Penyimpan Energi di Proyek Surya dan Bayu
India berencana mewajibkan pengembang energi surya dan bayu memasang baterai penyimpan energi mulai Juli 2027.
Pekerja memeriksa panel surya di ladang tenaga surya besar di India
Ketentuan Baru Kapasitas Baterai
Central Electricity Authority india mengusulkan kewajiban kapasitas penyimpanan energi sebesar 10% dari total kapasitas terpasang. Durasi minimal penyimpanan energi ini ditetapkan selama dua jam untuk proyek baru.
Aturan tersebut akan semakin ketat pada periode antara Juli 2029 hingga 2031. Pengembang harus menyediakan kapasitas penyimpanan yang sama dengan durasi minimal empat jam.
Tantangan Kapasitas dan Jaringan
india mengalami lonjakan instalasi energi surya dan bayu dalam beberapa tahun terakhir. Namun, kapasitas tersebut sering terbuang akibat kurangnya fasilitas penyimpanan baterai.
Sekretaris Kementerian Energi Baru dan Terbarukan india, Santosh Sarangi, menyatakan bahwa pengembang mulai menambah baterai secara mandiri. Langkah ini bertujuan menarik pembeli dan mengurangi pemborosan pasokan listrik akibat kapasitas jaringan yang terbatas.
Kebutuhan Mendesak Penyimpanan Energi
Laporan lembaga pemikir Ember menyebutkan bahwa kendala jaringan menyumbang sebagian besar pemborosan energi bersih. Angka kerugian tersebut mencapai 300 gigawatt-jam pada kuartal pertama tahun ini.
Lembaga tersebut menilai india membutuhkan kapasitas penyimpanan baterai sekitar 10 gigawatt-jam dengan segera. Penambahan ini penting untuk mencegah pemborosan energi saat pembangkit batu bara mencapai batas teknis minimum.