17 July 2026 Ekonomi

India Naikkan Pajak Ekspor Solar dan Bahan Bakar Jet

India menaikkan pajak ekspor solar dan bahan bakar jet hingga hampir dua kali lipat akibat pengetatan pasokan di pasar global.

Kilang minyak bumi yang memproses bahan bakar di India

Kilang minyak bumi yang memproses bahan bakar di India

Pemerintah resmi menaikkan bea ekspor solar dan mulai 16 Juli 2026. Keputusan ini diambil setelah kembali memicu pengetatan pasokan di pasar bahan bakar global.

Kenaikan Pajak Hampir Dua Kali Lipat

mengumumkan kenaikan tarif ini hampir dua kali lipat per liter. Pemerintah India melakukan peninjauan kebijakan bea ekspor setiap dua minggu sekali. Langkah ini bertujuan untuk menyesuaikan kondisi pasar domestik dan internasional.

kini naik menjadi 15,50 rupee per liter dari sebelumnya hanya 8,5 rupees. Sementara itu, tarif pajak avtur melonjak menjadi 14,5 rupee per liter dari 7,5 rupees. Kebijakan tarif baru ini akan berlaku untuk periode 16 Juli hingga 31 Juli 2026.

Dampak Krisis Global Terhadap Pasokan

Para analis memperkirakan kenaikan bea ekspor ini dapat menekan volume ekspor bahan bakar dari . Hal ini menjadi kabar buruk bagi pasar global yang sedang mengalami kelangkaan stok . Larangan ekspor dari Rusia memperparah kondisi pasar setelah serangan pesawat tanpa awak Ukraina merusak kilang mereka.

Kepala Strategi Komoditas di Saxo Bank, Ole Hansen memberikan pandangannya mengenai situasi ini. Ole Hansen berkata, "Tekanan nyata di bukan pada minyak mentah, tetapi pada produk olahan." Dia menambahkan bahwa dan jet fuel terus mengalami kenaikan premi akibat persediaan yang rendah.

Penurunan Pajak Bensin Domestik

Pemerintah mengambil langkah berbeda untuk komoditas bensin di luar negeri. Mereka justru menurunkan bea ekspor bensin menjadi 2,5 rupee per liter dari tarif sebelumnya sebesar 4 rupee. Langkah ini diharapkan menjaga keseimbangan pasar komoditas domestik mereka.

Nilai pungutan saat ini sebenarnya masih jauh lebih rendah dibanding masa awal perang Iran. Pada periode tersebut, sempat melonjak tiga hingga empat kali lipat lebih tinggi. Lonjakan kala itu terjadi karena lonjakan harga minyak mentah global dan perebutan pasokan di Asia.

Redaksi Vince's Auto Body Inc
Redaksi Vince's Auto Body Inc
Tim redaksi Vince's Auto Body Inc yang terdiri dari jurnalis dan editor berpengalaman. Kami berkomitmen menyajikan berita otomotif dan olahraga akurat, berimbang, dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.