Eropa Terancam Krisis Diesel akibat Stok Bahan Bakar Anjlok
Pasokan diesel di Eropa berada dalam kondisi tertekan akibat penurunan persediaan hingga rekor terendah. Pembatasan ekspor Rusia memperparah situasi.
Fasilitas kilang minyak dan tangki penyimpanan bahan bakar di Eropa
Persediaan Bahan Bakar Terus Menipis
Morgan Stanley menilai kondisi pasar Diesel di Eropa saat ini sangat ketat. Pemodelan penawaran dan permintaan menunjukkan persediaan akan terus merosot hingga akhir tahun.
Kondisi ini bertolak belakang dengan penurunan harga minyak mentah beberapa waktu lalu. Margin kilang untuk bensin dan Diesel justru melonjak tinggi akibat ketegangan geopolitik yang terus meningkat.
Larangan Ekspor dan Gangguan Kilang
Margin pengolahan Diesel di Eropa menembus rekor baru melebihi $60 per barel. Lonjakan terjadi setelah Rusia melarang ekspor Diesel untuk mengatasi krisis dalam negerinya.
Serangan drone Ukraina terhadap kilang Rusia memicu kelangkaan bahan bakar di pasar global. Konflik di Timur Tengah juga mengganggu operasional beberapa kilang utama di kawasan tersebut.
Kapasitas Kilang Global Terbatas
Kepala Strategi Komoditas Saxo Bank Ole Hansen menegaskan opsi mitigasi produk olahan sangat terbatas. Kenaikan pasokan minyak mentah tidak bisa langsung diolah menjadi Diesel dengan cepat.
Data Insights Global menunjukkan stok Diesel di pusat perdagangan utama dunia berada jauh di bawah rata-rata lima tahun. Penurunan terjadi di Amsterdam-Rotterdam-Antwerp, Singapura, hingga Fujairah.