Saham Kioxia Anjlok 16 Persen Imbas Aksi Jual Sektor AI
Saham Kioxia anjlok 16% menyusul aksi jual massal saham AI di Jepang. Koreksi ini menghapus kapitalisasi pasar hingga Rp3.120 triliun.
Grafik penurunan saham Kioxia akibat aksi jual massal di sektor kecerdasan buatan Jepang
Koreksi Massal Saham Semikonduktor Global
Para pelaku pasar mulai mengurangi eksposur pada perusahaan Teknologi pertumbuhan tinggi. Mereka khawatir valuasi saham kecerdasan buatan telah naik terlalu cepat. Kondisi ini memicu koreksi yang lebih luas di pasar Semikonduktor global.
Investor sekarang menilai kembali proyeksi keuntungan masa depan industri ini. Perusahaan Teknologi Jepang menjadi korban paling parah akibat perubahan sentimen pasar. Valuasi yang terlalu premium memicu aksi ambil untung besar-besaran.
Kapitalisasi Pasar Kioxia Merosot Tajam
Kioxia sebelumnya menjadi salah satu pemenang besar dari tren ledakan AI. Permintaan chip memori NAND Flash untuk pusat data sempat melonjak tinggi. Bahkan perusahaan ini sempat menjadi emiten paling berharga di Jepang.
Tren positif tersebut berbalik arah karena investor bergegas mengamankan keuntungan. Nilai pasar Kioxia menyusut hampir separuh dari puncaknya pada Juni lalu. Perusahaan kehilangan kapitalisasi pasar sekitar ¥30 triliun atau setara Rp3.120 triliun.
Tekanan Global Menimpa Produsen Memori
Pelemahan harga saham tidak hanya menimpa internal Kioxia semata. Produsen memori lain seperti Micron Technology, SanDisk, dan Western Digital ikut tertekan. Emiten dengan laporan keuangan yang kuat tetap gagal menghindari penurunan.
Analis pasar menilai penurunan ini mencerminkan periode pengurangan leverage investor. Geopolitik dan tingginya harga minyak juga membuat pelaku pasar menghindari risiko. Ekspektasi suku bunga tinggi memperparah tekanan sektor Teknologi.